Pelatihan Pengelasan FT UNY Perkuat Kompetensi Vokasional Masyarakat dan Kelompok Disabilitas Desa Randusari

Klaten – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (FT UNY) yang diketuai oleh Dr. Zainur Rofiq, M.Pd. melaksanakan kegiatan “Peningkatan Kompetensi Vokasional melalui Pelatihan Pengelasan bagi Masyarakat dan Kelompok Disabilitas di Desa Randusari, Prambanan”. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Dosen Berkegiatan di Luar Kampus (DLK) Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta Tahun 2026 sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan vokasional.

Pelatihan dilaksanakan di Desa Randusari, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten dengan melibatkan masyarakat dan kelompok disabilitas sebagai peserta. Program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi dasar pengelasan sehingga peserta memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha mandiri sesuai potensi yang dimiliki.

Dalam pelaksanaannya, peserta memperoleh pembelajaran mengenai dasar-dasar pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW), pengenalan peralatan, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), demonstrasi teknik pengelasan, serta praktik langsung dengan pendampingan instruktur dari Fakultas Teknik UNY. Pendekatan hands-on training dipilih agar peserta memperoleh pengalaman belajar yang aplikatif melalui praktik secara langsung.

Selain pelatihan, tim pengabdian juga menyerahkan hibah seperangkat peralatan pengelasan kepada mitra sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program. Peralatan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana praktik dan pembelajaran sehingga masyarakat dapat terus mengembangkan keterampilan pengelasan setelah kegiatan pengabdian selesai.

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program memperoleh respons yang sangat positif dari peserta. Berdasarkan angket kepuasan, pelaksanaan pelatihan memperoleh tingkat kepuasan rata-rata sebesar 89,25% dengan kategori sangat puas. Penilaian tertinggi diberikan pada kompetensi instruktur dalam menyampaikan materi serta pelaksanaan praktik yang dinilai mampu memberikan pengalaman belajar yang bermanfaat bagi peserta.

Menurut Dr. Zainur Rofiq, M.Pd., kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat dan kelompok disabilitas untuk meningkatkan kompetensi vokasional sehingga memiliki peluang yang lebih baik dalam dunia kerja maupun pengembangan usaha mandiri .

" Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan program pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta memperoleh keterampilan dasar yang dapat terus dikembangkan, terlebih dengan adanya hibah peralatan sebagai sarana praktik berkelanjutan di desa," ungkap Dr. Zainur Rofiq .

Melalui kolaborasi antara Fakultas Teknik UNY dan Pemerintah Desa Randusari, program ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas masyarakat sekaligus memperluas akses terhadap pendidikan vokasional yang inklusif. Ke depan, kerja sama ini diharapkan dapat terus berkembang melalui berbagai program pelatihan berbasis kebutuhan masyarakat sehingga manfaat pengabdian dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui peningkatan keterampilan yang berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan pelatihan vokasional yang inklusif dan berbasis kompetensi, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta dengan Pemerintah Desa Randusari dalam pemberdayaan masyarakat.